Jalan Curug-Palenam Rusak Parah, Warga Desak Pemkot Serang Segera Bertindak

KOTA SERANG, GEGER BANTEN.COM — Ruas Jalan Curug–Palenam di Kecamatan Curug, Kota Serang, kian memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses utama warga tersebut dipenuhi lubang dan mengalami kerusakan parah di sejumlah titik hingga dikeluhkan mengganggu keselamatan pengendara.
Ironisnya, kondisi tersebut terjadi di tengah keberadaan sejumlah perusahaan yang beroperasi di sepanjang ruas jalan. Warga menyebut kerusakan jalan telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan yang berarti.
Kerusakan terparah dilaporkan berada di Kampung Cikasir, Kelurahan Sukalaksana, serta Kampung Kemanisan dan Kampung Koper, Kelurahan Sukawana.
Warga berharap Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) segera melakukan perbaikan dan pembangunan terhadap ruas jalan tersebut.
Pasalnya, selain menjadi akses utama masyarakat, kondisi jalan yang berlubang dinilai rawan menyebabkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Saat musim hujan, kondisi jalan semakin sulit dilalui. Lubang-lubang yang dipenuhi genangan air membuat pengendara harus ekstra hati-hati, sementara kendaraan roda empat terpaksa mengurangi kecepatan.
“Benar, Pak. Jalan ini sudah tahunan tidak kunjung diperbaiki, apalagi dibangun. Banyak pengendara motor yang selip dan jatuh, terutama saat musim hujan karena lubang tertutup genangan air,” ujar Mumu, warga Sukawana, saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).
Keluhan serupa disampaikan Ketua RT 07/RW 002 Kelurahan Sukawana, Irsa. Ia meminta DPUPR Kota Serang segera melanjutkan pembangunan jalan dengan betonisasi mulai dari kawasan Kubang, tepatnya di depan Alfamart dan Indomaret, hingga pertigaan Jalan Raya Serang–Petir.
Menurut Irsa, ruas tersebut kini menjadi salah satu titik kerusakan terparah dan kerap membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor.
“Kalau dari pertigaan Pal Enam di Jalan Raya Serang–Pandeglang sepanjang kurang lebih dua kilometer sudah dibeton. Justru ruas yang rusak parah mulai dari Kampung Koper depan Alfamart hingga pertigaan Jalan Raya Curug–Petir belum tersentuh pembangunan,” kata Irsa.
Ia juga berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sepanjang Jalan Curug–Palenam turut berkontribusi dalam memperbaiki kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan dan Pemerintah Kota Serang diperlukan agar pembangunan jalan dapat segera direalisasikan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Hingga berita ini ditulis, warga masih berharap adanya langkah konkret dari Pemerintah Kota Serang melalui DPUPR untuk menangani kerusakan Jalan Curug–Palenam yang telah dikeluhkan selama bertahun-tahun.(Badilah)