Status GAK Turun Jadi Waspada, Bupati Serang Focus Pulihkan Okupansi Hotel Anyer-Cinangka

Gegerbanten | Serang – Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan akan fokus memulihkan okupansi perhotelan di Destinasi Wisata Pantai Anyer dan Cinangka pasca erupsi Gunung Api Anak Krakatau (GAK). Saat ini status aktivitas GAK menurun dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) terhitung Senin, 22 September 2026 pukul 18.30 WIB.
”Harapannya dengan semakin menurunnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, okupansi perhotelan juga bisa menggeliat lagi,” kata Bupati Ratu Zakiyah usai memimpin Rakor Forkopimda di Pendopo Bupati Serang, Selasa (23/9/2026).
Ia menyebut beberapa pekan terakhir terjadi erupsi GAK, banyak tamu hotel di Anyer dan Cinangka membatalkan kunjungan demi keselamatan.
Upaya pemulihan, Pemkab Serang akan menyelenggarakan kegiatan dalam rangka Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, di antaranya Festival Anyer-Panarukan 2026 di Kecamatan Anyer dengan menggelar istigasah dan kerja sama dengan CNN Indonesia dan Pemkab Situbondo.
Pada Rakor Forkopimda tersebut juga membahas rekayasa lalu lintas di Jalur Tambang Bojonegara–Pulo Ampel serta kasus asusila di wilayah Kabupaten Serang.
Terkait kasus asusila, Ratu Zakiyah mengaku miris karena korban enggan melapor karena dianggap aib dan diselesaikan kekeluargaan, sehingga pelaku tidak jera.
Sedangkan berkenaan dengan rekayasa lalu lintas jalur tambang, Ratu Zakiyah memastikan akan duduk bersama lintas sektoral dan APH agar tidak terjadi penumpukan truk ODOL yang saat ini beroperasi jam 22.00 sampai 05.00 WIB.
Rakor dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, Sekda Zaldi Dhuhana, unsur Forkopimda dan para Kepala OPD Pemkab Serang